Lamongan, 26 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) Lamongan sukses melaksanakan kegiatan Benchmarking ke Markaz Arabiyah Pare, Kediri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan lembaga pendidikan bahasa Arab yang profesional dan berdaya saing.

Kegiatan diawali dengan kunjungan religi ke Kompleks Makam KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jombang. Seluruh peserta berkesempatan mengunjungi Museum Gus Dur untuk mempelajari perjalanan hidup, pemikiran, serta kontribusi Presiden ke-4 Republik Indonesia tersebut dalam bidang pendidikan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Setelah itu, rombongan melaksanakan ziarah dan doa bersama di makam Gus Dur sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengambil inspirasi dari nilai-nilai keteladanan beliau.
Usai kunjungan religi, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Markaz Arabiyah Pare, Kediri sebagai tujuan utama kegiatan benchmarking. Setibanya di lokasi, kegiatan dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Markaz Arabiyah yang mencerminkan semangat nasionalisme sekaligus kebanggaan terhadap lembaga pendidikan bahasa Arab tersebut.
Dalam sambutannya, Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Sunan Drajat, Dr. Arif Widodo, M.SI, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Markaz Arabiyah yang telah menerima kunjungan akademik dari UNSUDA. Ia berharap kegiatan benchmarking ini mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia pendidikan bahasa Arab sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan antara kedua institusi.
Sementara itu, CEO dan Founder Markaz Arabiyah, H. Titis Trilaksito, Lc., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan. Dalam paparannya, beliau memperkenalkan sejarah berdirinya Markaz Arabiyah, sistem pembelajaran yang diterapkan, berbagai program unggulan, serta perjalanan lembaga hingga menjadi salah satu pusat pembelajaran bahasa Arab yang dikenal luas di Indonesia.
Momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Tarbiyah Universitas Sunan Drajat Lamongan dengan Markaz Arabiyah Pare Kediri. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen kedua lembaga dalam memperkuat sinergi melalui pengembangan program akademik, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta kolaborasi di bidang pendidikan bahasa Arab. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama antarlembaga.

Rangkaian kegiatan akademik dilanjutkan dengan seminar bertema “Edupreneurship Bahasa Arab: Menciptakan Peluang, Bukan Menunggu Lowongan.” Seminar menghadirkan narasumber Khanif Faozi, S.Hum. yang memaparkan berbagai peluang karier lulusan Pendidikan Bahasa Arab di era modern. Menurutnya, lulusan PBA tidak hanya memiliki peluang menjadi pendidik, tetapi juga dapat mengembangkan karier sebagai entrepreneur pendidikan melalui pendirian lembaga kursus bahasa Arab, jasa penerjemahan, penyusunan media pembelajaran, pelatihan bahasa Arab, hingga pengembangan platform pembelajaran digital. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi interaktif yang berlangsung sepanjang seminar.
Setelah seminar, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan strategi pembelajaran bahasa Arab, pengelolaan kelas, inovasi media pembelajaran, serta peluang pengembangan lembaga kursus bahasa Arab. Diskusi berlangsung aktif dengan pendampingan langsung dari tim Markaz Arabiyah sehingga peserta memperoleh pengalaman praktis mengenai manajemen lembaga pendidikan nonformal.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan di Markaz Arabiyah, seluruh peserta melaksanakan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara sivitas akademika Universitas Sunan Drajat dengan keluarga besar Markaz Arabiyah.

Kegiatan benchmarking ini memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa maupun institusi. Selain mempererat kerja sama antara Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Sunan Drajat dengan Markaz Arabiyah Pare, kegiatan ini juga meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan lembaga kursus bahasa Arab, menumbuhkan semangat berwirausaha di bidang pendidikan, serta memperkuat kompetensi melalui seminar dan Focus Group Discussion.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Sunan Drajat berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dikembangkan melalui berbagai program kolaboratif di masa mendatang. Dengan demikian, lulusan Pendidikan Bahasa Arab diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang unggul, tetapi juga mampu menjadi inovator dan edupreneur yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan bahasa Arab di Indonesia.
